Monday, 1 December 2014

Pencarian


Ketika itu saya bekerja dalam bidang pengrajin. Bersama seorang sahabat membicarakan hal-hal yang seperti tak bermuara. Kami masing-masing berkisah tentang kerinduan ingin kembali pada hati yang damai, tak penuh dengan keruh dunia.

"Aku rindu ketika masa melintas kerajaan langit di tengah samadhi, udara murni yang sejuk melegakan dengan rasa damai yang tak mampu dilukis kata. Aku ingin mengalaminya lagi," tutur saya pada sahabat.

"Jangan. Jangan berambisi. Berharap tujuan itu ambisi. Ingin ini-itu juga ambisi. Akhirnya laku jadi tidak murni," nasihat sang sahabat.

Thursday, 18 September 2014

Teman Baru


*teman baru di kala ngetik

Invasi Gundam di Kota Batman


batman tak berdaya ketika gundam menginvasi laptop city.

karena tak bersenjata, maka batman hanya bisa mengangkat tangannya saat mendapatkan ancaman dari gundam yang bersenjatakan lengkap.
gundam sebenarnya adalah makhluk penghuni dunia atas, namun kini dunia atas sedang terjadi revolusi besar-besaran yang membuat banyak bangunan hancur dan penggusuran penduduk. gundam pun mencari tempat tinggal baru. batman tak mengira akan mendapat serangan besar ini di hari ke tiganya di laptop city.

wait~
bagaimana gundam bisa sampai di laptop city?
dan kenapa dunianya hancur?!

ternyata ini semua adalah ulah si ONORE DECAIDO!!!~

*tulisan iseng saat bosen ngetik

Tuesday, 19 August 2014

Maya


Sore hari. Aku baru pulang dari bekerja, lalu segera saja menuju kamar dan kudapati seorang gadis tidur di kasurku dengan keadaan telanjang bulat! Dan aku adalah seorang pria.

Gadis itu tidur membelakangiku. Aku bisa melihat punggungnya dengan jelas. Rambut panjangnya yang ikal mayang terurai ke atas tanpa menutupi tengkunya hingga membuat lehernya terlihat jenjang indah. Kulit gadis itu tampak bersih. Kuning langsat. Aku bersyukur, tumpukan baju kotorku sedikit menutupi pandanganku dari bagian pantatnya—setidaknya tertutup sedikit, karena aku bisa lihat sebagian gundukan lainnya. Astaga! Apa yang sedang aku alami ini? Siapa pula gadis itu? Dan bagaimana caraku menegurnya?

Seingatku aku sudah mengunci pintu rumah kontrakanku rapat-rapat sebelum aku berangkat bekerja pagi tadi. Lantas, bagaimana bisa ada orang asing masuk rumah ini begitu saja? Rumah kontrakan ini terlalu kecil untuk menarik perhatian maling. Aku sengaja menyewa rumah ini agar bisa lebih dekat dengan tempat kerjaku yang mana jaraknya cukup jauh dari rumah orang tuaku. Rumah mungil ini hanya memiliki satu kamar berukuran 3x3, serta dapur mungil, dan kamar mandi. Televisi kuletakkan di ruang tamu—yang sekaligus ruang makan—dan aku jarang memakainya. Lalu, apa yang membuat gadis ini kesasar di sini?!

Tuesday, 12 August 2014

Bulan dan Rindu


Aku bertanya pada rembulan, "Bisakah kau mengirimkan rindu?" Dia menjawab, "Tak bisa." Tapi dia menawarkan hal lain yang mungkin dapat membantuku.

"Aku bisa memastikan bahwa kekasihmu mampu melihat wujudku yang sama," sanggupnya.

Mungkin benar. Bulan akan tampak sama di mana pun. Dan aku beserta kekasihku pasti akan melihat bulan yang sama. Betapa jauhnya jarak kami berada. Bahkan pun ketika kekasihku ada jauh di seberang pulau sana. Bulan tetap sama.

Monday, 4 August 2014

Pacar dan Naga


Apa yang akan kamu lakukan jika tiba-tiba kekasihmu meminta dibawakan seekor naga? Ya, kita tidak sedang hidup di negeri dongeng. Mencari seekor kadal yang mirip dengan naga pun tentu bukan hal yang mudah. Dan itu yang sedang aku alami sekarang. Ya Tuhan—

Aku menatap hamparan bintang lekat-lekat. Berharap bisa mendapat inspirasi bagaimana caraku untuk bisa mendapatkan naga. Aku tak ingin berpetualang jauh-jauh. Mungkin saja saat aku menatapi bintang, tiba-tiba nanti ada satu yang jatuh, lalu berubah menjadi seekor naga. Mungkin saja.

Dari jauh sudut pandangku sana ada bayang-bayang gunung yang gelap. Tidak. Aku tidak akan berpetualang menyusuri gunung itu hanya demi mendapatkan seekor naga—yang aku sendiri tak yakin dengan keberadaannya.

Saturday, 26 July 2014

Pensil Beraut Belati

Hari ini saya ingin berbagi tentang sedikit cara saya meraut pensil kayu.

Untuk pensil kayu, diwajibkan merautnya dengan belati, pisau, atau silet agar memperoleh ketajaman yang diinginkan, juga agar sisi graphite lebih panjang dibanding bagian yang tertutup kayu. Alat peraut biasanya hanya mampu membuat ujung lancip, namun kegunaannya tidak bisa secara maksimal.

Karena bagi saya, penggunaan pensil adalah bagian awal dari memulai karya (menulis maupun menggambar), saya memiliki cara tersendiri untuk meraut pensil, agar nyaman dan cocok dengan penggunaan saya. Saya menyebut tekhnik ini ‘Pensil Beraut Belati’, karena awalnya saya terinspirasi oleh bentuk tajam mata pisau.

Pensil diraut secara pipih, dimana biasanya kita merautnya secara lancip. Menurut saya pribadi, rautan secara lancip itu menghambat cara kita menungkan nuansa garis pada saat berkarya. Beda ketika kita menggunakan kuas atau spidol bermata pipih, goresan kita bisa lebih berirama.

Friday, 25 July 2014

Vergan!!!


Ria terkejut. Tiba-tiba Vergan datang membawa sekuntum bunga lalu mengungkapkan perasaan padanya tanpa basa-basi. Aku ditembak? Batin Ria. Vergan yang pendiam itu? Ria masih tak percaya.

Gimana?” kejar Vergan.

Gimana apanya?” tanya Ria pura-pura.

“Kok apanya? Mau aku ulangi? Aku tertarik sama kamu, banyak dari diri kamu yang bikin aku penasaran. Jadi aku putusin buat cinta sama kamu, makanya, aku pengen kita pacaran aja. Aku udah nunggu tiga bulan loh,” jelas Vergan.

Lagi? Batin Ria. Vergan kebangetan. Main tembak gitu aja! Gak ngerti perasaan orang! Gak romantis amat sih? Ria kesal, jantungnya berdegup kencang. Dia bingung mau menjawab apa. Vergan benar-benar blak-blakan, beda dengan cowok-cowok yang pernah nembak dia sebelum-sebelumnya, lembut dan penuh kata-kata romantis lagi puitis, lha ini? Ria masih tak percaya. Ini benar-benar seperti ditembak betulan! Pikirnya. Badan Ria gemetaran.

Monday, 21 July 2014

Kewajiban dan Hak

Kewajiban dan hak adalah dua hal yang tak dapat dipisahkan satu sama lain. Semua orang pasti setuju akan pendapat itu. Namun, permasalahan yang terjadi adalah; orang sering salah menginterpretasikan kesatuan itu.

Bagi kebanyakan, Kewajiban adalah suatu hal yang wajib dilakukan agar mereka kemudian memiliki suatu kewenangan untuk menuntut sesuatu yang mereka namai 'Hak'. Logisnya: jika mereka telah melakukan kewajiban mereka, maka mereka akan mendapatkan hak mereka.

Contoh kasarnya: jika seorang pekerja telah selesai melakukan pekerjaan mereka, maka mereka akan mendapatkan gaji sebagai hak mereka.

Sunday, 20 July 2014

Elro Sketch


Elro~
Sebenernya masih bocah.
Cuma...
Entah karena apa, tiba-tiba jadi dewasa~

#DebuEmas