Header Ads

Header ADS

Mengenal Apartment Gardening Lebih Dekat

Apa itu Apartment Gardening?

Seperti katanya, "Apartment Gardening" kurang lebih berarti berkebun di apartemen. Bagaimana mungkin? Bukankah apartemen hanya memberikan ruang untuk rumah tanpa halaman? Jika pun ada, halaman itu pasti merupakan bagian terpisah dari unit-unit yang disediakan. Kebun berada di sisi lain kompleks apartemen sehingga penyewa harus berjalan beberapa meter untuk sampai di sana. Tempatnya pun tidak akan seluas taman kota yang bisa menampung banyak orang.

Dulu kita tahu bahwa untuk memiliki kebun, kita harus memiliki lahan yang luas untuk menanam tanaman. Namun, seiring terkikisnya lahan kosong karena pembangunan, terutama di kota-kota besar, definisi berkebun harus berubah menjadi memiliki beberapa pot untuk menanam tanaman.

Apa yang lebih menyenangkan dari menikmati kehijauan di balkon apartemen sendiri? Atau bahkan dengan satu pot di setiap meja. Kita akan merasakan hidup dengan alam, bukan? Bukankah itu menarik. Kita memutuhkan kesegaran dan banyak hal dari tanaman. Warna hijaunya menyejukkan mata dan menenangkan pikiran. Selain itu, oksigen yang dihasilkannya juga kita butuhkan untuk bernapas. Terlebih lagi, "apartment gardening" hampir sudah menjadi gaya hidup bagi masyarakat di kota-kota besar.

Jika sebelumnya kita sudah menanam beberapa pot kaktus di balkon atau teras, itu adalah hal yang baik; dan menambah beberapa tanaman lagi untuk diletakkan di dalam rumah tidak akan berlebihan.


Jadi, berkebun di apartemen bisa dilakukan oleh: (1) orang-orang yang tidak memiliki akses ke luar untuk bisa berkebun sebagaimana seharusnya, sehingga berkebun di apartemen berarti menyusun beberapa tanaman sedemikian rupa untuk menciptakan suasana kebun kecil dalam rumah, (2) sedangkan bagi orang-orang yang memiliki balkon, pintu keluar darurat berkebun berarti menumbuhkan tanaman, tanaman herbal, atau bahkan tanaman hasil bumi di kota. Intinya, berkebun di apartemen berarti memanfaatkan setiap ruangan kosong yang ada untuk dimanfaatkan sebagai kebun.

Masih bingung dengan apa saja yang bisa ditanam?

Amy Enfield, Ph.D., anggota tim "Green Goods" membocorkan beberapa tanaman yang bisa ditanam di beberapa tempat. Ia menyarankan beberapa tanaman yang bisa ditanam di balkon, seperti mawar dan beberapa tanaman untuk dapur seperti tomat, sawi, basil, paprika, bayam, mentimun dan beberapa tanaman lain. Beliau juga mengatakan bahwa ketika menanam sayuran, sangat penting untuk mengetahui sayuran mana yang cocok untuk ditanam di dalam pot. Untuk mengetahuinya, kita bisa menanyakannya pada penjual tanaman.

Baca juga: Menciptakan suasana kantor yang nyaman.

Bagaimana dengan apartemen atau rumah dengan sedikit pencahayaan?

Untuk apartemen atau rumah yang tidak memiliki cukup pencahayaan atau bahkan tidak memiliki balkon atau teras, maka pilihan tanaman yang bisa digunakan adalah sirih gading, lidah mertua, natal mahogany dan philodendron micans.

Ruangan sempit?

Jika ruangan rumah sangat sempit, maka pot gantung bisa dijadikan alternatif terbaik. Namun, jika hal itu dikhawatirkan bisa merusak plafon, maka kita bisa menggunakan rak susun dengan beberapa tingkat baris untuk meletakkan tanaman dari bawah ke atas. Terrarium atau akuarium tanaman juga bisa dijadikan alternatif menarik.

Beberapa pertimbangan

Sebelum memutuskan untuk membeli semua tanaman itu, beberapa pertimbangan yang harus dilakukan antara lain:

1. Luas ruang kosong yang bisa ditaruh pot dan tanamannya,

2. Pilih tanaman yang tidak akan melukai atau meracuni penghuni rumah,

3. Sesuaikan dengan dekorasi rumah,

4. Sesuaikan dengan pencahayaan rumah, dan

5. Tunjuk orang yang cakap dalam mengurus tanaman-tanaman tersebut ketika kita sedang mudik atau ke luar kota dalam jangka waktu yang cukup lama.

Sumber: https://www.refinery29.com/en-us/apartment-gardening-ideas-tips oleh Cait Munro

No comments

Powered by Blogger.