3 Langkah Agar Resolusi Tahun Baru Sukses

Sebentar lagi akhir tahun. Tentu beberapa dari kita ada yang sudah mencanangkan program-program resolusi untuk dikerjakan. Namun, apakah kita sudah terbiasa dengan program yang telah kita tetapkan tahun ini? Apakah semua program-program itu berhasil?

Seringkali kita mendengar bahwa kebiasaan yang dipupuk akan berbuah keberhasilan. Namun, banyak dari kita yang gagal melakukan kebiasaan itu karena berbagai sebab, di antaranya adalah rutinitas harian yang dijadikan alasan tidak adanya waktu untuk mengerjakan daftar goal dan menetapkan goal yang tidak sesuai dengan kapasitas saat ini.

Beberapa orang cenderung mengambinghitamkan rutinitas harian, seperti bekerja, mengurus rumah tangga, mengembangkan bisnis, dan sebagainya sebagai alasan pemakluman goal-goal yang belum bisa dicapai. Kadang sampai ada yang mengatakan bahwa rutinitasnya itu saja sudah membuatnya tidak bisa beristirahat dengan baik hingga untuk menambah kegiatan lain yang sudah dicanangkannya pun terasa mustahil.

Melakukan suatu hal baru yang kita anggap bisa membawa suatu keberhasilan bagi kita, entah apapun itu, seringkali memang membebani. Tambahan kegiatan atau sesuatu yang kita sebut sebagai langkah untuk mencapai keberhasilan itu akan bertambah berat hingga mustahil dilakukan jika kita menetapkan sesuatu yang melebihi kemampuan kita. Di sini kita lupa bahwa ada orang-orang yang memiliki kemampuan sama seperti kita, tetapi lebih sibuk dari kita, yang mampu melakukan hal-hal yang kita canangkan itu. Jika mereka bisa, kenapa kita tidak? Apakah memang hal-hal yang kita kerjakan itu benar-benar membebani dan terlalu berat? Ataukah sebenarnya kita hanya menghabiskan waktu yang seharusnya bisa kita gunakan untuk melakukan pekerjaan itu dengan kegiatan-kegiatan tidak produktif yang diberikan alokasi waktu terlalu lama, seperti terlalu lama menonton youtube, melihat status teman di media sosial, menonton televisi, dan sebagainya. Kita boleh merasa bosan dengan pekerjaan, tetapi jangan biarkan hal itu memakan sebagian besar waktu yang bisa kita manfaatkan untuk menjadi produktif.

Agar tidak terlalu sering gagal melaksanakan program-program tahunan, bulanan, dan seterusnya, di sini saya ingin membagikan beberapa cara yang bisa dilakukan agar setiap program kita tercapai dengan mudah.

1.   Tetapkan goal yang mudah terlebih dahulu
Di zaman yang serba cepat ini, orang lebih suka segala sesuatu dicapai dengan cepat dan instan. Hal ini juga berlaku untuk pencapaian program-program tahunan dan melupakan bahwa program tahunan adalah program yang bisa dicapai dalam setahun, bukan sebulan. Sehingga orang yang telah mencanangkan resolusi tahun baru selalu lupa untuk mengawalinya dari yang paling mudah.

Jika resolusi itu adalah untuk menurunkan berat badan, kita cenderung menetapkan program-program berat yang belum pernah dilakukan sebelumnya, seperti makan nasi sehari sekali, padahal sudah terbiasa makan sehari tiga kali; menukar beras putih dengan beras merah tanpa bertahap; lari pagi tiap hari selama 30 menit, sama sekali tidak makan makanan yang manis, dan lain sebagainya.

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan program tersebut. Namun, beban berat yang diberikan secara mendadak malah akan membuat kita enggan untuk melaksanakannya hingga program diet pun tidak berjalan. Untuk melakukan suatu perubahan, kita perlu pembiasaan dan pembiasaan itu harus dimulai dari yang paling kecil. Jangan pernah meremehkan hal kecil karena untuk menjadi besar, kita harus memulai menjadi kecil dulu. Kita juga harus menekankan pada diri sendiri bahwa segala sesuatu itu memiliki tahapan. Bill Gates tidak kaya tanpa proses di mana proses itu memakan waktu cukup lama.

Kita dapat memulai diet dengan tetap makan sehari tiga kali, tetapi dengan mengurangi porsi sesendok demi sesendok. Mulai mengonsumsi beras merah dengan diselingi mengonsumsi beras putih. Lari pagi tiap pagi selama 5 menit kemudian ditambah 5 menit tiap hari. Mengurangi makan yang manis sedikit demi sedikit. Intinya, tetapkan kebiasaan kecil yang sesuai dengan kemampuan kita hingga kita tidak merasa keberatan menjalankannya. Jika sudah mulai sedikit berat, maka kita bisa tetap pada program yang sama dan meningkatkannya lagi ketika program tersebut sudah dirasa sangat mudah.

2.   Berikan penghargaan
Pemberian penghargaan tidak melulu hanya dilakukan untuk suatu pekerjaan yang menuai sukses besar. Bahkan hal-hal kecil pun perlu diberikan penghargaan agar kita termotivasi untuk terus melakukannya. Pemberian penghargaan ini seperti bentuk nyata rasa syukur karena sudah berhasil melakukan kegiatan yang mendukung program kita setiap hari. Kita pun tidak harus merayakan pesta besar untuk memberikan penghargaan pada kita dan tidak melulu soal barang.

Jika kita suka bepergian, jalan-jalan ke sekitar kompleks atau bahkan ke pantai juga bisa dianggap sebagai hadiah untuk kita. Selain itu, membeli coklat, mendekorasi kamar, menambah koleksi buku, atau menanam bunga baru juga termasuk salah satunya. Yang perlu diingat, jangan memberikan hadiah terlalu besar yang membutuhkan banyak waktu, membuang banyak tenaga, mengeluarkan banyak uang karena kita akan sangat sering melakukannya untuk tetap termotivasi.

3.   Berusaha dan bersabar
Melakukan hal yang sama terus-menerus terkadang membosankan. Namun, jangan sampai hal itu membuat kita lupa pada program yang ingin kita capai. Keberhasilan memang membutuhkan perjuangan dan melawan kebosanan adalah salah satunya.

Untuk bisa melawan kebosanan ini, kita harus terus mengingat pada hal yang ingin kita capai dan segala yang sudah kita lalui. Kita harus berusaha untuk mempertahankan semua rutinitas dan kebiasaan tersebut agar program kita bisa tercapai. Bersabar ketika kebosanan dan lelah melanda juga termasuk cara mencapai keberhasilan itu karena keberhasilan juga butuh waktu. Kita tidak bisa mempercepat kejadiannya dengan meningkatkan intensitas kegiatan melebihi kemampuan kita karena hal itu hanya akan membuat kita kesulitan dan tidak ingin melakukannya.

Akhirnya, segala keberhasilan yang ingin kita raih tergantung pada kita. Tergantung pada semangat, kesungguhan, usaha, dan kesabaran yang kita curahkan untuk menanti harapan-harapan itu menjadi kenyataan.

2 comments:

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com