Wednesday, 7 December 2016

Pesawat Jatuh

Saya melihat langit. Ada pesawat melintas di sana. Sayangnya lampu lalu lintas menyala merah. Pesawat itu berhenti. Seekor burung hinggap di atasnya. Pesawat itu jatuh. Untungnya ada Superman yang langsung menyelamatkannya. Gatotkaca datang dan menuduh Superman dalang dibalik jatuhnya pesawat. Mereka bertengkar. Saling baku hantam. Sama kuat. Untungnya Gatutkaca bisa menjadi raksasa. Superman ditepuk dan langsung kelengar. Dalam genggaman Gatutkaca, Superman menjadi Super Saiyan. Dia lolos dari jeratan Gatutkaca. Arjuna datang memanahkan ribuan batu krypton ke arah Super Saiyan Superman.

Terdesak, Super Saiyan Superman memanggil Wonder Woman untuk menaklukkan Arjuna. Yang jadi Wonder Woman si Gal Gadot, bukan yang lama. Arjuna kepincut. Dia berjanji mengakhiri perang ini asal Wonder Woman mau menjadi istrinya. Atas desakan Super Saiyan Superman, Wonder Woman setuju.

Pesta pernikahan diadakan meriah. Semua kepala negara datang, kecuali Rahwana. Arjuna terhina. Digelarnya perang akbar dengan pemimpin sombong itu. Duryudana memakai kesempatan untuk menghasut Rahwana. Dia ingin merebut Hastinapura.

Perang akbar tak terhindari. Roket-roket terbang ke sana sini. Superman memakai kesempatan ini untuk membalas dendam pada Arjuna. Dibunuhnya diam-diam saat Arjuna tengah asyik membidik Rahwana. Sejatinya dia mencintai Wonder Woman. Untungnya pujaan hatinya itu belum sempat bermalam dengan Arjuna.

Gatutkaca bingung mencari Arjuna. Wonder Woman bilang kalau Arjuna dibunuh Duryudana. Jadilah dia mengamuk dan mencabik-cabik Duryudana. Rahwana tak terima melihat kebengisan Gatutkaca. Dia menggalang masa dan menyebar video editan di internet guna memicu kebencian pada Gatutkaca.

Gatutkaca didemo. Dia dilengserkan dari jabatannya. Negara kacau balau. Gatutkaca dihukum pancung, tapi dia melawan. Rahwana turun tangan dan membunuhnya. Tak lupa dengan berteriak, "Demi Dewa Shiva!" biar terdengar religius. Penganut Dewa Shiva langsung kagum padanya.

Superman merasa kekacauan ini sudah tidak benar. Dia pamit pada Wonder Woman untuk menunda bulan madunya. Dia pergi ke Alengka untuk menghukum Rahwana.

Rakyat sudah terlanjur sayang pada Rahwana. Dia pahlawan negara. Akhirnya Superman berjuang sendiri. Dibombardir roket-roket dan aneka batu mulia. Superman marah dan menjelma menjadi Super Saiyan III Superman. Dia menerjang Rahwana dan mematahkan lehernya (karena kalau berantem bakal lama).

Rahwa tertawa. Dia bisa menumbuhkan sepuluh kepala. Maka Super Saiyan III Superman yang gondrong dan berambut pirang keemasan itu harus memelintir ke sembilan sisanya. Orang-orang protes. Seharusnya Super Saiyan III Superman tidak membunuh. Begitu di komik tertulisnya. Super Saiyan III Superman marah. Dia hendak mengatur dunia dengan kekuatannya. Maka jadilah dia Super Saiyan Super Saiyan God Superman!

Pengusaha terkaya di kota itu datang sebagai Batman untuk menghentikan Super Saiyan Super Saiyan God Superman. Karena dia Batman, maka Super Saiyan Super Saiyan God Superman kalah. Orang-orang bersorak atas kemenangan itu. Namun, ada kabar hoax di internet bahwa Batman memakai senapan untuk membunuh. Batman dikudeta. Dia diarak ramai-ramai dan dihukum pancung.

Sementara itu, Wonder Woman dicuri Joker untuk dinikahi.

No comments:

Post a Comment