Mengatasi Stress, Anxiety, dan Ketakutan di Zaman Sekarang

Mengatasi stress sudah menjadi hal umum dialami oleh hampir semua orang, terutama orang dewasa. Di zaman yang serba cepat, kita tidak bisa memungkiri bahwa hal-hal yang membuat stress selalu datang silih berganti. Baik dari televisi, radio, maupun internet, berita kecelakaan, perampokan, dan bencana alam datang saling tumpang-tindih. Semua itu bisa menyebabkan ketakutan, anxiety, dan stress.

Ketakutan dan kecemasan bisa tidak terkendali dan menyebabkan emosi berlebihan. Mencoba mengatasinya bisa membuat kita dan semua orang yang dicintai lebih sehat dan tahan banting.

Mari kita coba lebih mengenali kecemasan tentang penyebabnya, apa saja jenisnya, dan bagaimana ia bisa memengaruhi kita dan orang-orang di sekitar, serta cara mengatasinya.


mengatasi stress


Apa faktor yang memengaruhi munculnya dan bagaimana mengatasi stress dan kecemasan?

Setiap orang menunjukkan respon berbeda ketika stress muncul. Kita semua memainkan permainan kehidupan dengan memegang empat "kartu" utama: komposisi umum, perkembangan pribadi, pengalaman hidup, serta kepercayaan dan emosi.

Tiap kartu ini bisa meningkatkan atau mengurangi kemampuan kita mengendalikan keempat kartu itu. Bersama, mereka menentukan kapasitas kita dalam mengendalikan kecemasan.

Komposisi Umum

Gen kita memberikan bahan mentah yang membangun pengalaman emosi setiap individu. Mereka menentukan bagaimana sistem syaraf kita bekerja. 

Mereka membentuk standar kecemasan dan stress - apakah kita akan cenderung terlalu sensitif dan lemah atau berbesar hati dan tangguh. "Kartu gen" kita menentukan tendensi alami dalam mengalami dan mengendalikan kecemasan dalam hidup. Ini adalah kartu yang harus kita jaga.

Perkembangan Pribadi

Apa pun kartu gen yang dipegang, kita tetap akan bertemu dengan yang kita sebut keluarga. Kita berhubungan dengan orangtua dan juga mungkin saudara. Kita juga bisa memiliki keluarga besar yang berhubungan erat atau kurang erat.

Bagaimana pun keadaan hubungan itu, pengalaman kita selama masa kanak-kanak hingga remaja memiliki pengaruh besar pada bagaimana wujud kecemasan dan cara kita mengatasi ketidakpastian dan perubahan.

Bagaimana pun keadaan keluarga yang membesarkan kita, kartu perkembangan pribadi telah ada dalam diri kita. Namun, kita bisa menilai dan mengubahnya, bahkan mengembalikannya itu ke tumpukan kartu.

Pengalaman Hidup

Kehidupan adalah perjalanan yang tak menentu. Kita menentukan jalan menuju ke arah yang diyakini benar. Sepanjang jalan, kita menemui halangan, mengambil jalan lain, dan bahkan mengubah arah dari waktu ke waktu.

Kadang kita mendaki bukit curam dengan susah payah atau terhenti oleh sesuatu yang tak terduga. Kadang kita menemukan turunan dan berlari cepat ke depan. Dari semua perjalanan itu, satu hal yang pasti: kita tidak pernah tahu hal yang akan muncul di depan. 

Kita boleh cemas menghadapi segala aspek dalam kehidupan. Kadang kekhawatiran itu bisa dikontrol, kadang juga tidak. Beberapa kesulitan kelihatannya mustahil dilalui. Sementara sisanya adalah faktor yang membuat kita cepat berkembang. Semuanya adalah bagian dari perjalanan hidup.

Kepercayaan dan Emosi

Kepercayaan dan emosi tentang diri kita dan dunia sekitar bisa menjadi ramalan pemuas diri. Mereka menentukan apa saja yang membuat kita cemas dan memengaruhi tingkat kecemasan yang dirasakan. Mereka juga memengaruhi penafsiran dan anggapan kita terhadap pengalaman yang telah terjadi.

Hal yang dipercaya dan dirasakan bisa membantu atau menjatuhkan kita. Jika bersifat positif dan mampu membesarkan diri, semua itu akan mendorong kita untuk berbuat yang terbaik. Jika bersifat negatif atau merendahkan diri, semua itu akan melemahkan kita.

Jika ingin mengubahnya, kita harus meluangkan waktu, perhatian, dan kesabaran untuk berusaha menggali dan mengenali mereka lebih dalam.

Kecemasan Adalah Alarm

Kecemasan atau anxiety adalah pesan dari dalam diri yang memberitahukan kita agar mawas diri. Menanggapi kecemasan itu mengarahkan kita untuk menemukan penggerak keberhasilan hidup dan bisnis yang tersembunyi.

Menerima kecemasan dengan senang hati sebagai bagian alamiah dari pengalaman manusia adalah mencari tahu arti sesungguhnya dari hidup sepenuhnya. 

Seperti tali karet, kecemasan yang terlalu bisa menyakiti. Sementara kecemasan yang terlalu sedikit membuat kita diam di tempat. Hidup dengan kecemasan secukupnya akan membantu kita berkembang dan berubah seiring berjalannya waktu yang serba tak pasti.

Tiga Wajah Anxiety

Kecemasan yang terlalu sedikit: Wajah kepuasan diri

Hidup dengan terlalu sedikit kecemasan itu seperti hidup dengan kepala terpendam di dalam pasir. Manusia secara alami menghindari diri dari mengubah dan terlalu mengagumi hal itu.

Tidak heran, orang-orang seperti ini hidup dalam protective bubble. Hal ini terjadi karena dulunya orangtua mereka menjauhkan mereka dari kesulitan, atau mungkin sejak kecil mereka belajar bahwa mereka harus berlindung dari perubahan dan ketidakpastian.

Orang-orang dengan kecemasan yang terlalu sedikit bisa jadi terlalu sulit dimengerti, berhati-hati, idealis, dan terlalu puas diri.

Kecemasan yang terlalu banyak: Wajah kekacauan

Sebagian besar dari kita terlalu familier dengan kecemasan yang terlalu. Beberapa orang bahkan cenderung menganggap kecemasan yang terlalu sebagai kebiasaan.

Satu-satunya masalah adalah banyak di antara kita yang terlalu terpaku pada keberhasilan. Kebutuhan kita untuk selalu berlaku benar dan terkendali membentuk perilaku kita hingga menciptakan energi yang tidak sehat di sekitar.

Yang mendasari semua itu adalah ketakutan, akan kegagalan, ketidaksesuaian, disepelekan, atau dimanfaatkan.

Secara emosi, orang yang memiliki kecemasan berlebihan sebenarnya sedang tidak mengenali diri mereka. Di dalam, mereka sering disandera oleh emosi negatif seperti kemarahan, kesedihan, dan ketakutan. Di luar, mereka memakai perasaan di lengan, menularkan aura kekacauan ke semua orang.

Kecemasan yang wajar: Wajah keberhasilan

Kecemasan yang wajar adalah tempat termanis bagi energi produktif, tekanan pas yang membuatmu terus maju tanpa membuatmu berhenti, menyerah, atau mencoba mengendalikan hal yang terjadi.

Dengan jumlah yang pas, kecemasan menciptakan kondisi optimal untuk belajar sehingga kita bisa berkembang melebihi keadaan kita saat ini ke masa depan yang dikehendaki. Ia membantu kita menghapus perbedaan antara siapa kita sebenarnya dan sosok kita yang selalu diinginkan.

Pastikan Semua Berada dalam Koridornya

Berikut adalah beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mengatasi anxiety dan stress:

  1. Beristirahat dari menonton, membaca, atau mendengar berita, termasuk media sosial.
  2. Memperhatikan tubuh. Ambil napas dalam-dalam, stretching, atau bermeditas. Coba makan makanan yang sehat dan seimbang, rutin berolahraga, banyak tidur, dan menghindari minuman beralkohol dan narkoba.
  3. Meluangkan waktu untuk bersantai. Lakukan beberapa kegiatan yang kita sukai dan berikan diri kita waktu spesial, seperti me-time.
  4. Berhubungan dengan orang lain. Curhat dengan orang-orang yang kita percayai mengenai perasaan dan hal yang sedang kita khawatirkan.
Kehidupan sekarang adalah tentang menyelaraskan diri dengan dunia yang cepat dan tak menentu. Perubahan ekonomi, kesehatan, lingkungan, dan sosiopolitik sekarang lebih rumit dan tak menentu dari sebelumnya.

Agar bisa tetap merasa di rumah di daerah asing dan berteman dengan ketidakjelasan dan kecemasan, kita harus membentuk keterampilan penyelarasan diri. Semakin sering kita mengatasi stress dan anxiety semakin tangguh kita nantinya.

Gambar oleh Pezibear dari Pixabay

Posting Komentar

0 Komentar