Friday, 27 July 2018

AJIN: Demi-Human [Review]

Begitu selesai menonton film ini, saya langsung ingin segera mereviewnya dan mengatakan kepada orang-orang bahwa ini adalah film Jepang yang layak mereka tonton!

Film itu adalah AJIN: Demi Human (Bukan Demi Tuhan).

Menceritakan tentang seorang koas yang mengalami kecelakaan dan mendadak hidupnya berubah ketika dirinya diketahui sebagai AJIN. AJIN sendiri konon adalah evolusi dari manusia. Mereka tidak bisa mati. Dan bisa tumbuh walau bagian tubuh berserakan.

Jika di Manga atau serial animenya, cerita dibuka dengan runut dan lembut, maka dalam film ini, kita akan langsung dibawa ke tengah masalah yang cukup tegang. Ruang operasi (penelitian), teriakan, kekerasan, ketegangan, dan darah akan menjadi perkenalan kita dengan film ini.

Yang paling saya suka dari serial ini adalah desain setannya. Unik. Walau terbilang cukup banyak desain mumi seperti itu. Tetapi AJIN memiliki desain mumi yang menarik. Saya suka penggambaran proporsi dari mumi tersebut.

Visual animasinya lumayan, walau tak bisa kita bandingkan dengan kehalusan teknologi CGI Holywood. Kandungan dramanya juga cukup bagus. Namun, di sepanjang film, tak ada twist yang benar-benar membuat kita merasa terkecoh. Hal terbaik di film ini adalah bagian penutup/ending.

Endingnya cukup untuk membuat bersorak.

Overall: 7

Bagian ending bisa dijadikan refrensi dalam menulis.

1 comment: