5 Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Stress Kerja


Di dunia yang semakin menuntut manusia untuk bekerja cepat, efektif dan efisien ini membuat hampir sebagian besar orang dewasa yang telah bekerja mengalami stress, terutama mereka yang bekerja di perkantoran. Dengan gaji yang rendah, mereka dituntut untuk memberikan kualitas terbaik dalam pekerjaan mereka, tidak terkecuali loyalitas tinggi pada perusahaan.

Walaupun hal itu sedikit tidak manusiawi, tetapi atasan tertinggi di perusahaan di negara ini juga kadang tidak memiliki pilihan untuk itu. Jika, mereka menaikkan gaji, kondisi keuangan mereka akan kritis. Namun, jika mereka membiarkan gaji berada tetap dalam nilai sekarang, maka mereka harus menghadapi kenyataan bahwa kemungkinan para pegawai pindah ke perusahaan lain yang memberikan gaji lebih tinggi menjadi lebih besar.

Apa hubungan antara gaji dan tingkat stress kerja?

Bagi orang dewasa, terutama yang telah berkeluarga dan memiliki anak, pikiran tentang ekonomi untuk memenuhi kebutuhan seluruh anggota rumah tangga amatlah besar. Hal itu mengambil porsi paling besar di antara pikiran-pikiran lainnya.

Bagi seorang mahasiwa yang tengah mengerjakan skripsi atau siswa yang akan menghadapi UAN, masalah keuangan mungkin tidak akan mengambil begitu banyak tempat dalam pikiran mereka, bahkan mungkin tidak ada. Karena masalah keuangan mereka tentu sudah diurus oleh kedua orangtua mereka. Hal ini berbeda dengan kedua orangtua mereka yang harus memikirkan masalah ekonomi, keluarga dan pekerjaan.

Semakin kecil pendapatan orangtua yang bisa digunakan untuk menabung, semakin besar tingkat stress yang akan mereka terima. Orangtua tentu akan berpikir untuk menabung untuk pendidikan lanjutan anak-anaknya. Jika gaji yang mereka dapat dari bekerja tidak memungkinkan mereka untuk menabung, maka hal itu akan terus menghantui pemikiran mereka hingga membuat mereka stress.

Walau bagaimana pun, stress bukanlah sesuatu yang harus ditakuti, melainkan sesuatu yang harus ditanggulangi. Berikut 5 hal yang perlu diperhatikan ketika stress kerja untuk menanggulangi dampaknya.

       1.   Stamina
Sepadat apapun kegiatan Anda di kantor dan di rumah, jangan pernah melupakan olahraga. Olahraga bagus untuk menjaga stamina Anda ketika melakukan seluruh aktivitas itu. Olahraga juga dapat membuat pikiran Anda tetap waras.

Untuk melakukannya, Anda tidak perlu melakukan olahraga berat setiap hari. Lakukan saja olahraga ringan yang hanya memerlukan sedikit waktu tetapi dapat dilakukan secara konsisten setiap hari.

Sebelum memulai aktivitas setiap hari, lakukanlah pushup, jumping jack, dan high knee selama satu menit, 20 detik untuk tiap gerakan. Setelah melakukan itu, Anda akan merasakan darah Anda mengalir lancar ke seluruh tubuh, hingga otak. Peredaran darah yang lancar ke otak akan memastikan kebutuhan oksigen otak Anda terpenuhi sehingga Anda tidak mudah lelah.

       2.   Konsumsi Makanan Manis
Selain oksigen, otak juga membutuhkan gula untuk mengolah emosi kita. Ada sebuah studi yang menyatakan bahwa kekurangan gula di otak mengakibatkan seseorang bertindak tanpa berpikir.

Mengonsumsi makanan manis tidak harus dilakukan ketika makan, ketika Anda sedang bekerja pun, Anda bisa mengunyah permen karet atau coklat. Kapan pun Anda merasa begitu stress, konsumsilah makanan manis kesukaan Anda. Bahkan Anda bisa menyimpan beberapa di lemari, tas kerja atau meja kerja Anda untuk berjaga-jaga jika Anda membutuhkannya di kondisi yang tak terduga.

       3.   Konsumsi Vitamin C
Banyak yang mengatakan bahwa kondisi stress akan menurunkan kekebalan tubuh. Oleh karena itu, mengonsumsi vitamin C, buah-buahan yang mengandung vitamin C tinggi, atau obat-obatan herbal yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh secara rutin bisa membuat kesehatan Anda terjaga. Anda tentu tidak ingin sakit ketika tugas kerja Anda menumpuk, bukan?

       4.   Meditasi

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar kata “meditasi”?

Meditasi tidak harus berdiam diri dan berkonsentrasi pada satu titik hingga suara di sekitar tidak lagi terdengar karena konsentrasi kita telah tercurahkan penuh pada meditasi itu sendiri.

Sebenarnya, meditasi bisa dilakukan sambil bekerja. Anda hanya perlu melakukan pekerjaan Anda, apapun itu, sambil memperhatikan napas Anda. Jika Anda sadar sedang bernapas, entah apapun yang Anda lakukan, maka Anda sudah termasuk dengan bermeditasi.

Namun, jika Anda memiliki waktu lebih, gunakan waktu itu untuk berdiam diri tanpa melakukan apapun dengan posisi duduk bersila sambil memejamkan mata dan dengarkan ritme napas Anda. Anda bisa melakukannya seminggu sekali untuk menyegarkan pikiran Anda.

       5.   Istirahat yang Cukup
Tidak ada yang lebih penting dari istirahat yang cukup untuk menanggulangi stress. Anda memerlukan tidur yang berkualitas untuk bisa benar-benar menanggulanginya.

Untuk mendapatkan tidur yang berkualitas:
a)   Pastikan Anda mematikan lampur kamar Anda. Mematikan lampur kamar bisa memastikan tidak ada cahaya yang akan masuk ke dalam mata Anda. Cahaya secara tidak sadar akan membuat otak Anda bekerja.
b)   Minumlah sebelum tidur. Air akan membuat Anda terhindar dari dehidrasi semalaman dan membuat tubuh Anda menjadi lebih dingin.

c)   Lupakan sejenak tentang pekerjaan atau apapun yang bisa mengganggu pikiran Anda. Memikirkan suatu hal akan membuat kita terlambat tidur hingga kelelahan ketika kita bangun keesokan harinya.

Gambar diambil dari PixabayRelaxed

Posting Komentar

0 Komentar