Header Ads

Header ADS

Review: Wardah Serum Aloe Vera

Serum lagi.. serum lagi..

Yup, kali ini saya akan membahas lagi satu produk kecantikan yang tidak akan bisa lepas dari kehidupan kita, yaitu serum.

Sebelumnya, saya sudah melakukan review produk body shop serum. Jadi, mungkin serum ini akan menjadi serum terakhir yang akan saya ulas karena saya hanya punya dua serum itu. Hehe.. Namun, mungkin juga tidak karena saya masih ingin mencoba satu serum lagi yang berbahan dasar minyak. Apa itu? Tunggu saja.

Jika berbicara tentang serum, kita tidak mungkin bisa terlepas dari manfaatnya yang melembabkan sehingga harus ada dalam rangkaian perawatan kulit kita. Kenapa harus ada? Selain melembabkan, kandungan serum yang sangat cair bisa merasuk jauh ke dalam kulit sehingga dapat memberikan kelembaban yang jauh lebih baik, tidak hanya di permukaan kulit saja.


Wardah serum Aloe Vera menjadi pilihan saya kali ini karena saya mengenal produk Wardah sebagai produk lokal yang mengeluarkan kosmetik berkualitas dengan harga yang sangat terjangkau.
Untuk mendapatkan produk ini, Anda bisa membelinya di toko online atau stand Wardah di mall. Harganya cukup murah, hanya sekitar Rp40.000,- untuk 25 ml.

Packaging serum ini sendiri cukup unik, yaitu dimasukkan ke dalam botol kecil ukuran 5 ml, tanpa pipet yang biasa kita temui untuk menaksi jumlah tetes serum yang kita keluarkan di tangan.

Saya sendiri tidak yakin fungsi pembagian serum ke dalam botol-botol kecil ini sendiri. Namun, bentuk botol serum itu sendiri tidak membantu kita dalam mengeluarkan serum. Kenapa? Serum bisa keluar banyak. Mungkin desain botol itu sendiri dibuat karena tekstur serum yang hampir menyerupai pelembab, tidak cair seperti serum pada umumnya.

Berbicara soal tekstur serum, mungkin ini adalah tekstur yang akan jarang Anda temui pada serum dari brand lain. Mungkin hal ini karena serum ini berbahan dasar ekstrak lidah buaya yang tidak cair. Selain itu, serum ini juga sedikit lengket walaupun sensasi tersebut tidak terasa begitu produk diusapkan ke wajah.

Tentang khasiatnya sendiri, produk ini bisa dibilang sangat melembabkan, jadi cocok untuk kulit kering. Kulit saya normal. Pemakaian pertama serum ini sudah langsung bisa melembabkan dan mengenyalkan kulit wajah saya. Wajah saya juga terasa nyaman dan dingin. Saking bagusnya khasiat produk ini, kulit normal saya mendadak sedikit agar berminyak atau lembab berlebihan walaupun saya hanya memakai sedikit saja.

Hal ini karena selain mengandung ekstrak lidah buaya, serum ini juga mengandung Hyaluronic Acid yang dapat membentuk matriks fluida, yaitu tempat pengikatan kolagen dan serat elastis. Asam ini bekerja dengan mengisi kerutan di wajah dengan jaringan lunak sehingga kerutan bisa tersamarkan.

Selain itu, serum ini juga mengandung vitamin E yang merupakan salah satu zat yang bagus untuk menangkal radikal bebas. Vitamin E juga baik untuk menjaga kulit dari dampak negatif sinar UV.

Seperti serum pada umumnya, cara penggunaan serum ini adalah diusap pada wajah yang sudah bersih sebelum mengaplikasikan pelembab. Anda mungkin butuh waktu sekitar 3 menit atau hingga serum meresap sempurna sebelum mengaplikasikan pelembab atau ampoule. Untuk menyiasatinya, Anda bisa menepuk-nepuk wajah yang telah diaplikasikan serum dan mengangin-anginkannya.

Kelebihan:

  1. Memberikan kelembaban ekstra
  2. Memberikan sensasi dingin, lembab dan kenyal
  3. Mengandung Hyaluronic Acid yang baik untuk mengikat kolagen
  4. Harga sangat terjangkau

Kekurangan:
  1. Tekstur yang agak lengket
  2. Desain botol yang kurang praktis sehingga produk yang dikeluarkan biasanya kebanyakan

Menurut saya, jika Anda menginginkan serum yang lumayan baik yang bisa memberikan kelembaban maksimal dengan harga terjangkau, maka saya sangat merekomendasikan serum ini. Serum tidak harus mahal, kan?

Namun, jika Anda ingin mendapatkan tambahan manfaat dari serum, maka mungkin Anda bisa mencari serum lain yang memberikan keunggulan lain di samping melembabkan, seperti mencerahkan, anti-aging dan sebagainya. 

No comments

Powered by Blogger.