Wednesday, 25 April 2018

OLEH-OLEH MEDAN LAGA


Blog ini berdebu, tetapi karena suatu hal, maka saya harus mengisinya...

Sembari menunggu formulir update hari ini selesai dicetak, maka saya memutuskan untuk menulis hal lain. Lagi pula, semalam, oleh-oleh begadang, saya sudah mengumpulkan kata hingga sembilanratusan banyaknya. Tentu itu sesuatu yang sangat menyenangkan, mengingat memiliki selisih yang teramat jauh dari juara akan membuat saya merasa tak nyaman. Gelisah, begitu saya menyebutnya.

Cukup lama saya menunggu—cukuplah untuk menambah kata rangkaian saya sampai lima ratus biji—akhirnya formulir laporan selesai juga dicetk. Jangan tanyakan bentuknya, biasa saja. Kotak dan tak bisa kau sentuh. Kau hanya bisa melihat deretan huruf dan angka di sana—sebagaimana formulir pada umumnya. Dan jika kau memperhatikan hal ini, maka kau benar-benar pelahap waktu yang luar biasa. Seharusnya kau bisa menggunakan waktumu untuk melakukan hal yang lebih berguna dibandingkan hanya untuk memperhatikan sesuatu yang menurutmu akan membuatmu mendapatkan sesuatu, tetapi ternyata tidak.

Singkat cerita, dalam formulir itu menyatakan bahwa fase terakhir atau disebut fase spesial ini harus diisi dengan pesan dan kesan selama mengikuti medan laga tersebut. Medan laga apakah itu? Itu adalah: Medan Laga Senior Writing Challenge.