Casual Introduction 1

perkenalan
www.pixabay.com


Hai...
Selamat datang di blogku. Panggilanku, Nour (panggilan yang bukan dibuat olehku, tapi sangat keren. Jadi kupakai saja.). Tidak perlu menambah awalan "Mbak" atau "Bu". Santai saja. Ini dunia maya.

Aku lahir 25 tahun lalu di bulan September yang tidak bisa kusebutkan tanggalnya. Usiaku ini bisa dikatakan sudah sangat matang untuk memiliki pasangan hidup, tapi sayang aku masih lajang.

Aku sudah lulus dari Universitas Negeri Malang sebagai Sarjana Pendidikan Jurusan Bahasa Inggris. Yap! Seharusnya aku menjadi seorang guru dan bekerja di sebuah institusi pendidikan. Namun, takdir mungkin mengatakan hal lain. Aku sama sekali belum tahu cara menjelaskan dengan baik sehingga aku takut akan menyesatkan murid-muridku. Sebenarnya, aku sudah beberapa kali melakukan latihan mengajar, mulai dari mengajar dengan siswa yang merupakan teman-temanku sendiri, ketika PPL di mana siswaku adalah anak SMP, dan ketika aku menjadi mentor belajar untuk persiapan UAN siswa SMK. Dari semua itu, aku tahu, aku kurang pandai dalam memberikan penjelasan atau mungkin aku kurang menguasai materi.

Setelah lulus, ternyata aku diterima di sebuah tempat penerjemahan. Dengan upah yang sangat kecil, tapi pekerjaan sangat besar, aku hanya bertahan 1 tahun sebagai in-house translator. Setelah itu, aku bekerja freelance di tempat yang sama setelah itu sampai sekarang. Sempat bekerja di sebuah perusahaan yang menjual obat-obatan secara online sebagai Telesales. Setelah itu bekerja sebagai sekretaris di sebuah perusahaan Transport lalu keluar karena tidak cocok dengan atasan.

Mengenai hobi, Nour tidak yakin dengan hobinya ini. Sebenarnya Nour suka menulis, tetapi harus ada teman. Selama tidak ada teman, dia seperti kehilangan motivasi untuk menulis dan tidak tahu pentingnya menulis, jadi beberapa novelnya sempat terbengkalai. Akhir-akhir ini, karena ada Writing Challenge di organisasi yang diikutinya (FLP), dia jadi semangat menulis dan berani memulai judul novel baru yang sudah dipikirkannya sejak SMA. Novel itu terbengkalai karena data novel yang ada di komputer hilang setelah CPU sempat diperbaiki yang membuatnya menyerah untuk menulis lagi. Selain itu, Nour juga suka membaca. Namun, mengenai hobinya yang satu ini dia sudah bosan. Dia pernah membaca sehari 2 novel selama 4 hari berturut-turut yang membuatnya pusing. Mungkin hal itu meninggalkan trauma mendalam di ingatannya sehingga dia agak phobia membaca. Ini akan diulas lebih rinci di terbitan berikutnya.

Perihal makanan, seperti kebanyakan orang, Nour suka coklat. Sebenarnya dia tidak terlalu rewel soal makanan asal bukan kupang (hewan kecil di laut, saking kecilnya bentuknya hampir mirip pasir besar). Untuk minuman, dia suka susu. Dia juga suka jus alpukat.

Mungkin itu saja sekilas tentang Nour. Jika ada pertanyaan kecil mengenai sosok Nour, silahkan bertanya di kolom komentar, ya ^^.

Sankyuu.. ^^

No comments:

Post a Comment

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com