Legenda Pengging



Bandung Bondowoso menatap nanar puing-puing bala tentara kerajaan Baka yang telah dikalahkannya. Semua kekacauan ini tak perlu terjadi seandainya kerajaan Baka tak rakus kekuasaan dan menyerang kerajaan Pengging.

Prabu Damar Maya menghampiri putranya dan menepuk bahunya. Dia tersenyum pilu. Kerajaannya menang, tapi kehancuran yang terjadi juga tidak kecil. Peperangan selalu menyengsarakan rakyat kecil. Selama penyerangan kerajaan Baka, rakyat kerajaan Pengging menderita kelaparan. Penyiksaan dan pembunuhan terjadi di mana-mana.

Kerajaan Baka adalah kerajaan para raksasa. Raja mereka, Prabu Baka adalah pemakan manusia. Dia merasa iri melihat kejayaan kerajaan Pengging. Demi menguasainya, maka meletuslah peperangan ini. Prabu Damar Maya yang sudah sepuh cukup dibuat kerepotan oleh serangan kerajaan Baka. Saat itu putranya, Bandung Bondowoso, sedang bertapa brata untuk memperkuat ilmu kanuragannya. Dia tak tahu mengenai penyerangan itu sampai dilihatnya awan gelap yang membumbung di utara.

2

Langit Merah


Kepada senja yang lekat, kamu bertanya,
"Bagaimana mereka berpisah? Padahal sudah lama mereka bersama."
Kasihan, katamu.
Maka kujawab, "Beginilah awal mula mereka berpisah."

#DongengMalam
0

Langit Biru



Ketika kamu bertanya, "Bagaimana rupa hujan?"
Langit hanya menunjukkan rupa—sebagai yang tercerah.
Maka kepada abadi, kami bercanda: tak ada yang menggamitmu.
Janji adalah kenangan
yang mengajarkan berharap
pada kebaikan
semu dan palsu.
Bukan salah waktu.
Hanya hati yang beku.
0

Kota Hilang

Selalu ada kota tersembunyi yang belum terjamah oleh manusia. Mungkin kota itu berada di balik pegunungan. Mungkin kota itu terselimut oleh kabut. Mungkin kota itu terpendam gurun pasir dan harus melalui goa atau jalan rahasia untuk menemukannya.
Yang pasti,
Saat sebuah kota tak terjamah oleh manusia, dengan siapa kamu bertemu saat menjejak untuk pertama kalinya?
0

Pesawat Jatuh

Saya melihat langit. Ada pesawat melintas di sana. Sayangnya lampu lalu lintas menyala merah. Pesawat itu berhenti. Seekor burung hinggap di atasnya. Pesawat itu jatuh. Untungnya ada Superman yang langsung menyelamatkannya. Gatotkaca datang dan menuduh Superman dalang dibalik jatuhnya pesawat. Mereka bertengkar. Saling baku hantam. Sama kuat. Untungnya Gatutkaca bisa menjadi raksasa. Superman ditepuk dan langsung kelengar. Dalam genggaman Gatutkaca, Superman menjadi Super Saiyan. Dia lolos dari jeratan Gatutkaca. Arjuna datang memanahkan ribuan batu krypton ke arah Super Saiyan Superman.

Terdesak, Super Saiyan Superman memanggil Wonder Woman untuk menaklukkan Arjuna. Yang jadi Wonder Woman si Gal Gadot, bukan yang lama. Arjuna kepincut. Dia berjanji mengakhiri perang ini asal Wonder Woman mau menjadi istrinya. Atas desakan Super Saiyan Superman, Wonder Woman setuju.

Pesta pernikahan diadakan meriah. Semua kepala negara datang, kecuali Rahwana. Arjuna terhina. Digelarnya perang akbar dengan pemimpin sombong itu. Duryudana memakai kesempatan untuk menghasut Rahwana. Dia ingin merebut Hastinapura.

Perang akbar tak terhindari. Roket-roket terbang ke sana sini. Superman memakai kesempatan ini untuk membalas dendam pada Arjuna. Dibunuhnya diam-diam saat Arjuna tengah asyik membidik Rahwana. Sejatinya dia mencintai Wonder Woman. Untungnya pujaan hatinya itu belum sempat bermalam dengan Arjuna.

Gatutkaca bingung mencari Arjuna. Wonder Woman bilang kalau Arjuna dibunuh Duryudana. Jadilah dia mengamuk dan mencabik-cabik Duryudana. Rahwana tak terima melihat kebengisan Gatutkaca. Dia menggalang masa dan menyebar video editan di internet guna memicu kebencian pada Gatutkaca.

Gatutkaca didemo. Dia dilengserkan dari jabatannya. Negara kacau balau. Gatutkaca dihukum pancung, tapi dia melawan. Rahwana turun tangan dan membunuhnya. Tak lupa dengan berteriak, "Demi Dewa Shiva!" biar terdengar religius. Penganut Dewa Shiva langsung kagum padanya.

Superman merasa kekacauan ini sudah tidak benar. Dia pamit pada Wonder Woman untuk menunda bulan madunya. Dia pergi ke Alengka untuk menghukum Rahwana.

Rakyat sudah terlanjur sayang pada Rahwana. Dia pahlawan negara. Akhirnya Superman berjuang sendiri. Dibombardir roket-roket dan aneka batu mulia. Superman marah dan menjelma menjadi Super Saiyan III Superman. Dia menerjang Rahwana dan mematahkan lehernya (karena kalau berantem bakal lama).

Rahwa tertawa. Dia bisa menumbuhkan sepuluh kepala. Maka Super Saiyan III Superman yang gondrong dan berambut pirang keemasan itu harus memelintir ke sembilan sisanya. Orang-orang protes. Seharusnya Super Saiyan III Superman tidak membunuh. Begitu di komik tertulisnya. Super Saiyan III Superman marah. Dia hendak mengatur dunia dengan kekuatannya. Maka jadilah dia Super Saiyan Super Saiyan God Superman!

Pengusaha terkaya di kota itu datang sebagai Batman untuk menghentikan Super Saiyan Super Saiyan God Superman. Karena dia Batman, maka Super Saiyan Super Saiyan God Superman kalah. Orang-orang bersorak atas kemenangan itu. Namun, ada kabar hoax di internet bahwa Batman memakai senapan untuk membunuh. Batman dikudeta. Dia diarak ramai-ramai dan dihukum pancung.

Sementara itu, Wonder Woman dicuri Joker untuk dinikahi.
0

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com